Asal Muasal Yurei, Hantu Tradisional Jepang

Cerita rakyat dan mitos yang tersebar di masyarakat tentang hantu pastinya sangat beragam, sekitar ratusan cerita misteri hantu dan arwah penasaran di setiap negara. Kepercayaan tersebut sampai saat ini tidak pernah di makan oleh zaman, meskipun sekarang semua serba modern. Dijepang sendiri mempunya banyak cerita hantu yang terkenal akan seramnya. Tapi salah satunya yang terkenal akan kengeriannya adalah Yurei.

Menurut kepercayaan tradisional dari orang jepang bahwa setelah mati, arwah atau roh (Reikon) keluar dari tubuhnya dan akan pergi ke penyucian arwah dan tunggu dikubur dengan layak. Jika proses tempat pencucian arwah berjalan lancar, maka arwah ini akan datang setiap tahunnya (Festival Obon). Arwah tersebut akan datang dan melindungi keluarganya. Sedangkan orang mati yang tidak wajar seperti di bunuh,kecelakaan,bunuh diri akan menjadi Yurei. Mereka akan bergentayangan dengan rasa marah dan dendamnya, biasanya yurei berwujud manusia dengan kimono berwarna putih, tidak berkaki, dan rambut panjang menjuntai kebawah.  Biasanya yurei di kelilingi oleh hitodama (arwah berbentuk bola api). Konon katanya jika sudah pukul 2-3 pagi, maka yurei akan bergentayangan. Saat jam tersebut gerbang dunia roh dengan dunia manusia menjadi satu. Tapi yurei juga tidak bisa gentayangan dengan bebas sesuka hatinya. Sebenarnya yurei ada berbagai macam tergantung dengan cara matinya :

  • Onryo : Arwah yang mempunyai rasa dendam dan ia hanya akan memburu orang orang yang menyakitinya semasa hidupnya saja.
  • Goryo : Arwah yang saat hidup menjadi orang kalangan atas, kaya raya, jabatan tinggi, tersohor atau terpandang tapi mempunyai dendam semasa hidupnya.
  • Ubume : Arwah seorang ibu yang meninggal setelah melahirkan, mereka akan bergentayangan karena tidak rela telah meninggalkan anaknya di dunia.
  • Funayurei : Arwah yang semasa hidupnya meninggal di air laut.
  • Zashiki-warashi : arwah anak-anak, mereka tidaklah jahat tetapi hanya jahil terhadap manusia.

Cara ampuh mengusir yurei adalah memenuhi keinginannya yang tidak terwujud saat hidup. Karena ketika terwujud, emosi kuat mengikat roh ini akan lenyap dan yurei bisa melanjutkan perjalanannya ke alam baka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *