Manusia Pada Umumnya Menggunakan Otak Tidak Lebih Dari 10%

Setiap Orang Memiliki Caranya Sendiri Dalam Mengeluarkan Uneg-Uneg Mereka

Banyak loh hal menarik dari otak kita. Dimana ada berbagai kinerja otak yang bisa membuat kita takjub. Dan kapasitas otak itu luar biasa. Tapi kita sebagai manusia hanya menggunakan tidak lebih dariu 10% fungsi otak kita. Bisa kita bayangkan. Sekelas Albert Einstein, dia hanya menggunakan fungsi otaknya 10 % saja. Dan dia bisa sejenius itu. Bagaimana jika menggunakan setidaknya 15% dari otak kita? Mungkin semua di dunia ini sudah dikendalikan dengan teknologi.

Manusia Pada Umumnya Menggunakan Otak Tidak Lebih Dari 10%

Memang otak memiliki banyak bagian yang menarik. Dan banyak lagi yang belum terulik dari isi otak. Dari kinerja otak. Karena sejauh ini paling maksimal orang menggunakan 10 persen saja dari otaknya. Dan itu pun sudah dikatakan jenius. Jadi bersyukurlah kita terlahir sebagai manusia yang memiliki otak. Dan gunakan itu sebaik mungkin. Jangan bertindak dan bersikap seperti orang yang tidak punya otak. Jangan menyia-nyiakan kapasitas dan kemampuan kalian.

Dan kita bisa merasakan betapa luar biasa kinerja otak. Dimana kita bisa memanipulasi otak kita. Misalnya saat memiliki moment yang tidak menyenangkan. Dan kita berusaha untuk melupakan hal tersebut, kita pura-pura lupa akan kejadian tersebut, sampai akhirnya kita bisa benar-benar lupa akan kejadian tersebut. Dan rasanya hilang aja kepingan ingatan tentang hal tersebut, karena anda tidak ingin mengingatnya.

Itu adalah salah satu cara memanipulasi otak kita. Ada juga dengan cara mencuci otak. Mungkin kalian pernah mendengarnya. Dimana seseorang akan diberikan suatu ajaran yang sangat bertolak belakang dengan apa yang dia tahu. Dan cara memberikan informasi tersebut dengan cara khusus. Khusus orang yang ahli, dan pintar bicara yang bisa melakukannya. Dan itu diberikan terus menerus. Setiap hari akan diberikan informasi-informasi yang beragam. Sehingga tanpa kita sadari, kita perlahan sudah mulai berubah dan hal yang rasanya dulu kita tahu jelas itu tidak benar, dan hanya orang bodoh bisa mempercayai hal tersebut. Pada akhirnya kita percaya. Ada-ada saja yang mengalami hal tersebut.